pt kampoeng kurma

6 Cara Budidaya Kurma

Indonesia adalah salah satu negara yang sudah sejak lama mencoba menanam kurma, baik itu ditanam di pekarangan rumah ataupun di kebun. Tetapi, penanaman ini sifatnya masih sebatas coba-coba, sehingga hasilnya pun tidak maksimal, kadang berbuah dan kadang tidak. Sehingga, hal ini memicu munculnya anggapan bahwa kurma tidak bisa ditanam dan dibudidayakan di Indonesia yang memiliki iklim tropis. Anggapan ini semakin diperkuat oleh isu iklim, sebab negara-negara Timur Tengah yang menjadi Produsen Kurma adalah negara dengan cuaca yang sangat berbeda jauh dengan Indonesia.

Tanaman buah dengan nama latin Phoeniex Dactylifera memang banyak berasal dari negara-negara Timur Tengah. Ini fakta yang tidak bisa dipungkiri, bahwa Perkebunan Kurma memang banyak disana. Bangsa Timur Tengah mulai membudidayakan kurma sejak awal tahun 4000 SM, sejak zaman Mesopotamia hingga zaman prasejarah Mesir. Bahkan, ditemukan bukti arkeologi yang menunjukkan bahwa budidaya kurma telah dilakukan sejak tahun 6000 SM.

pt kampoeng kurma

Bangsa Arab selanjutnya menyebarkan buah kurma ke wilayah Afrika bagian utara, Spanyol, Italia, wilayah bagian selatan serta barat daya Asia, Mexico, dan California. Di antara beberapa negara tersebut memang bisa membudidayakan kurma, tetapi karena budidaya kurma bukanlah kebiasaan petani disanan sehingga negara-negara ini tidak mampu menandingi produksi dan kualitas kurma dari negara-negara Timur Tengah.

melalui pt kampoeng kurma

Nah, itulah sedikit sejarah mengenai kurma dan penyebarannya dulu. Sekarang ini kemajuan teknologi tidak bisa dipungkiri memang membantu mempermudah segala hal, termasuk Budidaya Kurma. Saat ini Perkebunan Kurma sudah mulai hadir di Indonesia. Kondisi ini tepatnya dimulai pada tahun 2016 lalu, lebih tepatnya lagi saat Thailand berhasil menemukan jenis kurma yang cocok untuk ditanam di daerah tropis seperti Thailand dan Indonesia.

Perbedaan suhu antara Indonesia dan Timur Tengah yang sangat signifikan memang mempengaruhi kualitas buah kurma yang dihasilkan. Jadi, memang harus dilakukan perlakuan yang istimewa ketika membudidayakan kurma. Curah hujan yang sedikit dan suhu yang mencapai 40-50 derajat celcius di Timur Tengah memang sangat berbeda sekali dengan Indonesia yang memiliki curah hujan tinggi dan suhu yang hanya mencapai 33 derajat celcius. Padahal kurma butuh sinar matahari yang cukup untuk bisa mematangkan buahnya. Oleh sebab itu harus ada perlakuan istimewa atau perlakuan khusus pada kurma saat anda ingin mencoba membudidayakannya.

Berikut ini adalah cara menanam buah kurma yang harus diperhatikan saat melakukan budidaya kurma di Indonesia. Agar kurma dapat berbuah dengan baik, dan Perkebunan Kurma impian anda bisa jadi kenyataan:

  1. Pilihlah kultivar kurma

Dari jenis yang bisa tumbuh baik di Indonesia. Pasalnya, tidak semua kultivar kurma bisa tumbuh di Indonesia. Bebera jenis kultivar kurma yang bisa tumbuh di Indonesia adalah kurma ajwa, lul, amir, dan nabi.

  1. Tanamlah satu pohon Kurma Jantan di antara 25 pohon kurma betina.
  2. Gunakanlah bibit Kurma Betina yang berasal dari tanaman induk dengan kualitas yang baik.
  3. Pohon kurma yang sudah mulai dewasa dan siap kawin, lakukanlah penyerbukan buatan. Caranya ikatlah kurma jantan dengan kurma betina, atau bisa juga dengan merontokkan serbuk sari jantan ke serbuk sari betina.
  4. Saat kurma mulai memasuki masa berbuah , maka anda harus memberi asupan gizi yang cukup, pengairan cukup, dan juag menghindarkannya dari gangguan burung dan lalat.
  5. Tanamlah kurma dengan posisi yang cukup jarang. Pangksalah buah yang terldlu kecil dan sisa kabuah yang besar. Hal ini dilakukan agar kurma berukiuran besar bisa tumbuh dengan baik dan besar.

Jadi sobat, itulah sedikit ulasan mengenai kurma dan cara menanamnya. Bertaman kurma di kebun pt kampoeng kurma atau dipekarangan rumah adalah hal yang patut dicoba. Sebab, keuntungan yang ditawarkan kebun kurma sangat lumayan, dengan jangka waktu hidup untuk Pohon Kurma ini juga lama

bersama pt kampoeng kurma